Feeds:
Posts
Comments

dear perenggu ,

Info dari kawan di milist belitungisland@yahoogroups.com , ada yang membuat dan mengupload lagu Belitong di http://www.4shared. com/file/ 88414384/ 5591db1e/ 4_Name.html? s=1  . Menurut info pencipta adalah anak Belitong tinggal di Kelapa Kampit , sebuah kecamatan di kabupaten Belitung Timur .

Lagu ini menceritakan tentang kedatangan Belanda di pulau Belitong dan awal mula melakukan penambangan timah . Selain itu menceritakan tempat-tempat bersejarah berkaitan dengan penambangan timah seperti Kantor dan jam gede di Tanjungpandan, BHP di Kampit , IC di Manggar dan Kepice di Gantong .

Terlepas dari rasa kedaerahan , lagu ini memang enak didengar . Suara vokalis yang lembut dan enak  didengar ditambah balutan gitar akustik membuat tangan berkali-kali mengklik lagu ini untuk didengar ulang . Setidaknya itu penilaian pribadi , tapi boleh dicoba deh.

Ini liriknya , dan file bisa juga diunduh di sini 4 Name by Olik

4 name by Olik

De jaman lamak belande datang
awal mule diam de tanjong
bukak usahe karya tambang
lalu ngebangun ruma nok gedong

reff:
de tanjong kantor pusat ade jam gede
de kampit deatas gunong ade bhp
de manggar ruma ingar namenye ice
gi ke gantong aik gemuro namenye pice

biak sekarang banyak yang lupa’
tentang sejara pulau belitong
Ayuk la kite saling ingatkan
jangan sampai semue lupa’

back to reff

ayo ingatkan jangan kelupaan 2x

Selamat menikmati . Salam

Teddy Aprilianto

Frens ,

Satu pertanyaan bodoh … kenapa ya field input radio gak seperti checkbox yang bisa di check dan uncheck dengan mudah …. hehehe, Kalau seperti itu ya gak usah ada radio field … kata temanku .Hehehe lagi deh

Pusing-pusing pakai function aja untuk unchecked field tipe radio …. ehmm apa gak ada cara lain ya…  . Ya udah deh untuk sementara pakai ini dulu ….

Ini contoh sederhana tag Javascript untuk uncheck radio field menggunakan sebuah button

<html><head><title>Uncheck Field Radio</title>

<script language=”JavaScript”>
<!–
function uncheck_radio_button(fieldname) {
     for (var i = 0; i < document.form1[fieldname].length; i++) {
          document.form1[fieldname][i].checked = false;
     }
}
//–>
</script>
</head>

<body>

<form name=form1 method=post>
     <input type=radio name=binatang value=”harimau” selected>Harimau
     <input type=radio name=binatang value=”macan”>Macan
     <br>
          <input type=button value=”Uncheck” onClick=”uncheck_radio_button(‘binatang’);”>
</form>

</body></html>

Semoga bermanfaat

dear All ,

 Akhirnye Alhamdulillah http://www.bahasabelitung.org sdh online dan menjadi domain utama kamus Belitung online. Saat ini website tersebut mengkhususkan diri pada kata-kata bahasa Melayu Belitong serta ungkapan / peribahasa yang sering digunakan oleh penduduk Belitung. Namun tidak menutup kemungkinan di kemudian hari dikembangkan lebih lanjut. Content akan terus diupdate. Saat ini sudah ada didatabase sekitar 150 kata-kata Melayu Belitong baik asli maupun serapan, dan akan bertambah lagi. Hampir semua huruf sudah terisi kecuali huruf F, O, Q dan X  . Belum ditemukan huruf awal bahasa Belitong yang dimulai dengan huruf-huruf tersebut, mohon infonya kalau ada. 

Tak lupa kami ucapkan terima kasih banyak atas sumbangan kata-kata dari Komunitas Telinsong Budaye dan sdr Iwan S serta teman-teman yang akan menyusul nantinya.

Semoga dengan adanya wadah ini dapat melestarikan bahasa Melayu Belitong. 

Terima kasih banyak

Teddy

Tanjong Pandan 1835, ehmm sudah 173 tahun kota ini lahir, tumbuh, dan berkembang. Dengan usia komentator (kayak acara Mamamia di Indosiar he he ) yang masih muda tentu tak banyak referensi tentang Tanjung Pandan. Masa-masa perjuangan yang menyisakan sedikit cerita , tugu-tugu pahlawan, nama-nama jalan sepertinya tak akan beranjak dari kata ‘usang’ . Berganti kepada fenomena tuntutan hidup ala metropolis, dengan ungkapan sederhana “yang penting bagaimana bisa makan” , namun tentu penuh makna.

Rasanya sebuah ulang tahun bukan lagi sebuah hari yang dinanti-nantikan, tak pentinglah istilahnya. Lebih penting mencari lokasi tambang baru karena tempat lama sudah habis, lebih penting antri bensin dan solar untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, lebih penting ke kafe semak-semak untuk memuaskan nafsu dan menghabiskan uang hasil penjualan timah. Lebih penting meratapi anak yang tidak lulus ujian karena standar kelulusan yang semakin tinggi, atau bagi kami sendiri lebih penting memikirkan bagaimana website bahasa belitung yang sedang digarap ini berjalan dengan baik. Namun di satu sisi sebuah ulang tahun bagaikan sebuah momentum, bagi anak remaja bisa jadi sebuah momentum untuk menyatakan cinta, momentum untuk mengadakan acara dengan mengundang sahabat-sahabat, dan tentu bagi bakal calon Bupati ulang tahun kota Tanjung Pandan adalah sebuah momentum untuk lebih menaikkan pamor dengan berbagai kegiatan bertemakan ulang tahun. Momentum juga bagi Pemda untuk mengadakan berbagai kegiatan sosial, amal, perlombaan dsb. Momentum untuk lebih memperkenalkan kesenian daerah dengan berbagai macam kegiatan kesenian.

Setelah selesai acara , bulan pun berlalu , tahun pun berganti, moemntum itu datang lagi. Angkapun bertambah. Namun dibalik tatapan mata hati, ada sebuah kesedihan yang kadang tak terungkap. Terungkap pun tak bermakna. Panutanku yang sedang berulang tahun, bertambah umur namun sedikit perubahan yang kulihat, kudapati perubahan sifat yang tak kuhendaki, raut muka bertambah tua namun tak bertambah dewasa. Bangsal dibelakang rumahnya kini tambah reot , tak ada perbaikan , air sungai dibelakang rumah yang selalu jernih dan dalam, kini dangkal dan putih. Entahlah .. aku hanya melihat dengan sekejap mata, mungkin banyak perubahan positif didalam dirinya yang aku tak tahu, hanya raut mukanya yang terlihat letih, seperti sedang memikirkan sesuatu, ada pergolakan batin dimatanya, kadang tersenyum namun tak jarang keningnya berkerut lagi. Kutanya dia apakah yang dipikirkan ?? Dia menjawab : Aku sedang memikirkan ulang tahunku , yang selalu hadir tiap tahun. Entah apa lagi yang akan dibawakan anak-anak dan cucu-cucu ku kali ini, kuharap tak sama dengan tahun-tahun yang lalu yang selalu sama dari tahun ke tahun. Kuharap ada perubahan, tak harus materi. Tanahku masih luas namun tak tergarap dengan baik, bahkan kadang saling bertengkar hanya gara-gara tanah, padahal mereka tak sadar bahwa tanah itu punyaku. Selama aku masih hidup, tak seorangpun yang akan kubiarkan merusak tanah ladangku, kandang-kandang hewan ternakku. Tapi apa daya aku sudah tua, tanganku tak kuat …. Maukah engkau meneruskan perjuanganku nak ??? Tersentak aku dengan pertanyaan itu ….. terdiam…

Selamat ulang tahun Tanjung pandan ….. Teruslah berkiprah !

Nah kali ini tentang script php untuk menampilkan database beserta tabel dan fieldnya untuk database MySQL .  

<html>
<head>
<title>Daftar Database, TAbel dan Field</title>
</head>
<body>
<?php

$host = “localhost”;
$userid = “username”;
$passwd = “password”;
$db = “dbname”;
$link =  mysql_connect( $host, $userid, $passwd );
if ! $link )
    die“Gagal tersambung ke database” );

$db = mysql_list_dbs$link );

while $db_rows = mysql_fetch_row$db ) ) {
    print “<b>$db_rows[0]</b>n”;
    if !@mysql_select_db$db_rows[0], $link ) ) {
        print “<dl><dd>Gagal tersambung -> ” . mysql_error() .“ </dl>”;
        continue;
    }
    $table = mysql_list_tables$db_rows[0], $link );
    print “t<dl><dd>n”;
    while $tab_rows = mysql_fetch_row$table ) ){
        print “t<b>$tab_rows[0]</b>n”;
        $query = mysql_query“SELECT * from $tab_rows[0]“ );
        $num_fields = mysql_num_fields$query );
        print “tt<dl><dd>n”;
        for $x=0; $x<$num_fields; $x++ ){
            print “tt<i>”;
            print mysql_field_type$query, $x );
            print “</i> <i>”;
            print mysql_field_len$query, $x );
            print “</i> <b>”;
            print mysql_field_name$query, $x );
            print “</b> <i>”;
            print mysql_field_flags$query, $x );
            print “</i><br>n”;
        }
        print “tt</d1>n”;
    }
    print “t</d1>n”;
}
mysql_close$link );
?>
</body>
</html>

Selamat mencoba !

AJX Tools (AJX)

Jika kita sering bergelut dengan javascript , maka kasus diatas suatu saat mungkin akan kita alami , biasanya terjadi bila kita ingin membuat satu baris script yang bisa dipakai untuk semua field di form .

Sebagai permulaan dan bagi yang terbiasa dengan javasript tentu mengenal script dibawah ini :

document.formname.fieldname.value

Sebagai contoh penggunaan adalah kita ingin mengambil data disebuah field menggunakan javascript :

var data = document.formpribadi.nama.value;

Nah bila suatu saat kita ingin mengisi field tersebut atau field lainnya dengan nama field yang telah ditentukan , maka kita membutuhkan sebuah script dimana nama field kita ubah menjadi sebuah variabel .

Contoh awal berikut menggambarkan proses mengubah string menjadi sebuah variabel yang bernilai .

<script language=”‘javascript”>
var a = “nama”;
var nama=”Teddy”;
var lain=”Aprilianto”;

function strtovar(){
alert(window[a] + window["lain"]);
}

strtovar() // alerts: Teddy Aprilianto

</script>

Nah kembali pada kasus  document form , berikut contohnya :

<html>

<head>

<title>Javascript : Makes string as variabel</title> 

<script language=”javascript”>

function strotvar()

{

var x = “nama1″;  //Coba ubah nilainya menjadi nama2 , dan refresh halaman

//var x = “nama2″;

document.form.elements[x].value = “Teddy Aprilianto”;

}

</script>

</head>

<body>

 <form name=”form”>

Nama 1 : <input type=”text” name=”nama1″ size=”10″> <br>

Nama 2 : <input type=”text” name=”nama2″ size=”10″> <br>

<input type=”button” name=”update” value=”Test” onclick=”new strtovar()”>

</form>

</body></html>

Jika benar maka begitu tombol Test kita klik maka nilai “Teddy Aprilianto” akam=n mucul di field nama 1 , sekarang coba ganti nilai variabel x menjadi “nama2″ , dan kemudian refresh halaman web dan klik Test , maka nilai “Teddy Aprilianto” akan muncul di field nama 2 .

Selamat mencoba ! 
 

Tanjung pandan , 23 Des 2007

Begitulah pertanyaan dari belau tue laki yg setiap kali pulang kampung harus aku hadapi , walau pas pulang kemarin tdk ada lagi pertanyaan yg kunanti-nantikan itu he he ….

Dan pernyataan kawan SMA duluk nok la jadi pns kab belitung pas ketemu aku di depan barata : “Jan bebulak pasti kao balik ne nak ngikut tes PNS , ye kan ! “.  Walau disambung oleh belau tue laki : Eee nok la mapan macam die mane kan nak jd pns ( walau dlm ati mapan dr hongkong he he )

Di tanjung pendam ditepi laut memandang pulau kalimoa termenung ku atas dua kalimat diatas . Tujuh (7) tahun lalu ketika lulus kuliah dan baru kerja serta sedang gencar2nya penerimaan pns babel , pertama kalinya aku dihadapkan dgn pertanyaan tersebut . Entah kenapa sampai saat ini aku tak berminat ( atau belum kali yah ) untuk jd pns , bukan berarti aku merendahkan pekerjaan pns karena terus terang aku tak siap dengan kondisi gaji relatif kecil dengan pekerjaan yg berat dalam arti kata melayani masyarakat bagiku berat tanggung jawabnya . Maaf bg yg tak sependapat bila kusebut gaji relatif kecil karena itulah pemikiran yg terlintas di otak . perbandingannya adalah gaji
pertamaku saja jauh lebih besar dari gaji orang tuaku yg nb sdh > 20 thn sbg pns . Itu jawabanku 7 thn lalu pd orang tua walau dijawab dengan lugas oleh orang tuaku bahwa dgn gaji segitu bisa membiayai kuliah 4 orang anaknya ( tinggal 1 orang yg msh kuliah ) , bisa beli kendaraan , punya rumah bagus dll. Aku tau kalau hitungan matematis gak mungkin , syukurlah orangtuaku ckp kreatif untuk menambah penghasilan , tahun 90 an berkebun sahang di belakang ruma , umak bejual jajak , atk, es sampai sekarang .
Hidup di belitung mesti kreatif salah satu kesimpulanku .

Berkaca pada teman2 yg bekerja di karawang , cikarang dan sekitarnya sepertinya masyakarat disana lbh bangga menjadi kary pabrik bila dibandingkan jd pns .

Korelasinya adalah menjadi pns adalah pilihan favorit bg sebagian besar ( mungkin ) masyarakat belitung , namun tanggung jawab yg besar itu terkadang tdk dibarengi reward yg setimpal seperti halnya guru, bagiku pns adalah abdi masyarakat , pekerjaan yg mulia tp mereka jg manusia yang punya keperluan serta cita-cita lain ( mungkin teman2 lain jg berpikiran sama ? )

Bisakah dikelola seperti swasta atau setidaknya bumn ? mungkin bisa tp salah satu faktor negatif adalah kantor pemerintahan tidak berproduksi secara langsung, mereka memberikan jasa bagi masyarakat tanpa adanya pemasukan secara langsung . Reward yg diberikan tergantung dari kebijakan pemerintah yg nb tergantung APBN . Adanya kenaikan gaji dibarengi dengan kenaikan harga2 yaa samjuhong dong kata belau tue laki …….. atau mkn bisa diusahakan dari PAD ( bisa kalo PADnya cukup besar ) .
atau PEMDA memiliki unit-unit usaha ? ( bisa walau beresiko memunculkan KKN baru )

Mencari lahan alternatif mesti dilakukan jika ingin bertahan , seperti yg marak terjadi adalah TI Timah , jual bbm eceran , dll , kalau dak kiape anak2 nak kuliah kate umak…..

Siapkah aku dengan kondisi itu ? Cukup kreatifkah aku dengan kondisi itu ? Jawaban yg perlu pembuktian memang , dan memang akan berbeda-beda untuk setiap orang dengan latar belakang yang berbeda .

Tagihan kartu kredit saja sama besarnya dengan gaji  belau tue ( wah banyak utang nih ted )

atau hidupku telah terformat oleh gaya hidup ibu kota sehingga tak siap jika harus kembali ke desa ??

Atau aku tipe orang yg senang ada di comfort-zone ?? tdk berani utk menghadapi tantangan yg lbh besar ? atau .. ? atau ..?

Begitulah ….. aku tak mau membuat hal ini jadi rumit . The show must go on , aku akan tetap fokus pd bidang yg aku geluti. FOKUS , seperti kata salah seorang motivator .
Apapun bidang pekerjaan Anda , tetap fokus , fokus pada pengembangan yg sedang Anda kerjakan . kesuksesan tinggal mengikuti . Jangan selalu melihat rumput tetangga selalu lbh hijau dari rumput sendiri. Tapi pikirkan bagaimana caranya agar rumput kita lbh hijau dari rumput  tetangga .

Salam Sukses Perenggu Sekalian !

Teddy Aprilianto
ICT Developer
0815 621 0303

TJQ , 25 Des 07

Waktunya jalan2 horeee………………
sambut adik2 n istriku pas mau ke BB/Tanjung Tinggi . si bocah kecil jg kegirangan ( ngerti kali ) weleh-weleh ….. kayak gak pernah ke Tanjung Tinggi aja .

Tahun ini tugasku lbh enteng gak mesti jd sopir udah ada adikku ,pastinya lbh bisa menikmati perjalanan. Dan benar baru tiba di simpang empat kampung ujung
saja otakku sdh ‘jalan’ memandang spanduk-spanduk bertebaran menghiasi lampu merah yg tahun ini ternyata sdh dipasang.

Kalau di seputaran simpang depok spanduk yang bertebaran byk berisi iklan perumahan , nah kalau di sini byk berisi ucapan selamat idhul adha , natal dan tahun baru dari beberapa orang yang namanya sudah aku kenal. Sampai di simpang  Air saga dkt MAN / Puskesmas pun msh kutemui spanduk yg sama plus foto keluarga.

Ehmmm spanduk merupakan salah satu media komunikasi yg  cukup efektif walau sulit utk mengukur keefektifitasannya.  Dr bbrp spanduk ada bbrp yg kukenal namanya dan ada yag aku tak tau . Yang jelas semuanya hanya aku kenal dari namanya saja. Menurut belau tue yg masang spanduk itu adalah orang-orang yang mau mencalonkan diri untuk
calon bupati dan wakilnya utk pemilihan mendatang . oooo kitu yeee……..
Berpikir tentang cara yang dipakai balon utk mengkampanyekan dirinya tentu banyak cara baik melalui iklan spanduk tadi , ada juga caranya dengan menulis buku seperti kutemui di Pusat Perbelanjaan Puncak ( gak tau sang penulis apakah akan mencalonkan juga atau tidak tapi satu apresiasi aku berikan bahwa ada anggota DPRD Belitung yg telah menulis buku ), ada yang mengadakan kegiatan sosial dll. Yang jelas voter harus mengetahui selengkap mungkin profil balon tersebut dan atau bersimpati sehingga voter akan memilih ybs sebagai pemimpin masa depan .

Teringat dua tahun lalu di bandara Soekarno Hatta aku sempat ngobrol sedikit dgn anggota DPRD belitung yg bagiku cukup menarik , muda , terlihat smart , dan keturunan Tionghoa . dan ternyata skrg sepertinya jd  balon wabup dr salah satu partai besar di Indonesia . Hari ini di Bukit Berahu sempat kenalan dgn salah seorang pemilik penginapan di tanjung pandan yg  ternyata masang spanduk juga di simpang empat kampung ujung artinya mau jadi balon juga . Oooo itu to urangnye …..

Terpikir sedikit kalau aku diminta untuk memilih , balon mana yg akan aku pilih ? Dari sekian spanduk terus terang gak tau harus milih yg mana karena defaut-nya adalah tdk memilih . alasanku sederhana saja , aku tak punya cukup referensi tiap-tiap calon .
Yang jelas ada yg sdh pasti tak akan aku pilih. Hanya orang-orang yg bermukim di Belitung mungkin lebih tau sepak terjang masing-masing kandidat. Yang jelas good
deal or bead deal akan terlihat setelah 5 tahun masa menjabat.

Jika kita gali lebih dalam lagi soal kepemimpinan ,  mana yang lebih penting system yang bagus atau pemimpin yang bagus ???

Lagi-lagi keilmuanku tak cukup untuk memberikan jawaban yang berkelas atas pertanyaan tersebut. Bisa jadi tak kan ada jawaban baku  alias harus disesuaikan
dengan keadaan suatu daerah .

Yang jelas akan lebih baik kalau dua-duanya bagus. System bagus tp pemimpin bobrok susah juga karena yang ada system akan dimodifikasi sesuai dgn kepentingannya
. Pemimpin bagus tp system bobrok susah juga karena pelaksana lapangan bukan pemimpin tertinggi sehingga yang ada tujuan tidak sampai di tingkat paling bawah .
Tapi kalau harus memilih aku pilih pemimpin yang bagus yang bisa membawa perubahan positif, karena mau gak mau pembuat system salah satunya adalah pemimpin .

Hal inilah yang paling mudah dilakukan oleh rakyat dalam pemilu bu/wabup Belitung nantinya . tinggal  coblos saja gampang kan walau terdapat pertaruhan besar didalamnya apakah yang dicoblos bisa menjalankan amanah rakyat atau malah menyengsarakan rakyat.

Yang jelas bagi para pemilih kenalilah para balon yang akan bertarung , jangan sampai salah pilih . karena kalau aku sih akan memilih yang telah aku kenal baik sepak terjangnya baik pribadi maupun sosial kemasyrakatannya .

TAK AKU KENAL MAKA TAK AKAN AKU PILIH .

Semoga Belitung akan memiliki pemimpin yang bisa
membawa perubahan positif di segala aspek kehidupan.

Brgds
Teddy A

Older Posts »